Kamis, 29 Oktober 2015

Angela (creepy pasta)

Halo...
Nama ku adalah Angela. Aku seorang anak berdarah belanda. Aku datang ke indonesia pada satu setengah abad silam. Saat itu ayah mendapat tugas memimpin tentara negara kami untuk berperang di negeri ini, negeri Indonesia. Sehingga aku dan ibu ku ikut serta bersama ayah tinggal di indonesia.

Aku adalah anak semata wayang. Di indonesia aku tak memiliki teman bermain, karna semua anak pribumi membenci kaum bangsawan belanda seperti kami. Aku kesepian di sini. Tapi ayah begitu baik. Ia membelikan ku sebuah boneka. Aku menamainya Melinda. Setiap hari aku menghabiskan waktu ku bersama Melinda. Dia begitu setia menemaniku. Aku bahkan merasa bahwa ia benar-benar hidup. Aku senang bersama Melinda, dan aku rasa melinda juga merasakan hal yang sama.

Sampai di suatu malam, ketika aku dan melinda hendak tertidur, aku mendengar suara ayah dan ibu yang berteriak. Aku tak tahu apa yang terjadi, di ruang tamu begitu gaduh. Aku beranikan diri untuk mengintip apa yang terjadi dari lubang kunci kamar ku. Aku terkejut..!! Banyak sekali orang-orang mengenakan penutup wajah berwarna hitam di ruang tamu. Mereka semua membawa senjata tajam. Apa mereka orang jahat?

Aku melihat banyak darah di lantai. Aku palingkan penglihatan ku ke sudut lainnya.
"Tidak..!!" ayah ... ibu. Mereka mati terbunuh!
Aku melihat salah seorang pelaku menenteng sesuatu. "oh tidak!" itu kepala paman Van Gurt! dia adalah bawahan ayah. Mereka benar-benar telah memenggal kepala paman Van Gurt. Kaki ku lemas, jantung ku berdegub kencang. Aku benar-benar ketakutan!! Aku tak tau harus berbuat apa. Aku segera menghampiri Melinda yang berada di tempat tidur. Lekas aku bawa ia untuk bersembunyi di lemari pakaian.

Dari dalam lemari, aku mendengar suara pintu kamar ku di dobrak. Langkah kaki mereka terdengar menakutkan. Aku takut. Di dalam lemari ini begitu gelap. Aku bahkan tidak bisa melihat wajah Melinda, tapi aku masih bisa memeluknya erat. Langkah kaki itu semakin dekat dan semakin dekat lagi.

Kreeekk...

Suara pintu lemari tempat kami bersembunyi terbuka. Aku tak ingin melihat mereka. Aku tutup mataku sambil mendekap boneka kesayangan ku Melinda dengan erat.
"Bunuh saja anak perempuan ini." salah seorang mengatakan itu. Aku tetap saja memejamkan mata. Aku tak ingin melihat mereka. Aku benar-benar takut. Apa aku akan mati di sini?
"Baik tuan." salah seorang menjawab, sepertinya dia yang akan mengeksekusi ku. Akh, aku hanya berharap semua ini hanya mimpi. Dan besok pagi ibu ku membangunkan aku seperti biasanya, dengan gayanya yang manja, lalu aku sarapan pagi bersama ayah dan ibu, juga di temani melinda.

"Arrrggghhh..!!"

leher ku!! Mengapa rasanya begitu menyakitkan??!!
Sesaat aku bisa melihat tubuh ku yang masih memeluk melinda di sudut lemari.

Hanya tubuh ku, tanpa kepala.

Jakarta, 12 Februari 2015
Penulis: Andria Tama (crb komandan kodok)

Note:
Khusus untuk Karakter dan gambar Angela dalam cerita ini adalah hasil re-make dari tokoh Angela dalam cerbung "Supernatural Girl" karya Rizky Utami Hidayati.

Senin, 26 Oktober 2015

Puisi Cinta



Puisi cinta…
Alunan melodi indah dalam goresan hitam

Mengungkap segala tentangnya.
Rindu ku,
Sayang ku,
Untuknya…

Kan ku jaga,
Ku pelihara,
Ku rasa,
Ku abadikan,
Selamanya.

Jakarta, Agustus 2007
Penulis: Andria Tama (crb komandan kodok)

Jumat, 23 Oktober 2015

Cinta itu milik-MU

Bagiku cinta itu tak bermakna.

Tak berarti,
Dan tak pantas untuk aku miliki.

Pada awalnya memang indah.
Tapi seiring bergulirnya waktu,
Semakin lama cinta itu akan pudar,
Dan pada akhirnya akan menghilang.

Keindahan yang terjanji abadi semua lenyap.
Dan hanya menyisakan goresan luka yang dalam.

Dan kini aku pun mengerti.

Cinta yang abadi,
Cinta yang berarti,
Hanya milik-MU Ya Allah.

Bukan milik siapapun.


Jakarta, 2009
Penulis: Andria Tama (crb komandan kodok)

Kamis, 22 Oktober 2015

Rasa sakit ... Hadiah dari Tuhan.


Rasa sakit adalah kebahagiaan yang bersifat pribadi...

Itu adalah Hadiah kasih sayang Tuhan yang DIA berikan ksusus untuk ku...

Aku tak ingin memperlihatkannya kepada orang lain...

INI HADIAH KU...!!!
Aku ingin menikmatinya seorang diri...

Yang namanya Hadiah adalah untuk di Nikmati dan di Syukuri...
Bukan dijadikan Dewa...

Aku akan tetap terjaga...
Tak kan kubiarkan Hadiah ini menguasaiku...

Selama masih bisa tersenyum,,
aku akan tersenyum...
Selama masih bisa berjalan,,
aku akan berjalan...
Selama masih bisa menangis,,
aku akan menangis...

Akan ku bagi warna yang tersisa...
Kepada dunia,, juga orang-orang yang ku cinta...

Sampai hari itu benar-benar tiba...
Hari di mana Tuhan memanggil ku,,
dan menyuruh ku untuk pulang...

Terimakasih Tuhan,,
untuk hidup,, juga semua Hadiah terindah yang telah ENGKAU berikan...


Note: terinspirasi dari Orang2 pengidap penyakit stadium akhir,, yg tetap tersenyum dan bersemangat untuk menjalani kehidupan.

Jakarta, 18 November 2014
Penulis: Andria Tama ( crb komandan kodok)