Kamis, 25 September 2014

Untuk Teman yang pulang kemarin sore.

Hari itu masih ku ingat...

Hari pertama kau menyapa...
Hari pertama kau ulurkan tangan mu...
Hari pertama kau bagi senyum mu...
Juga hari pertama kita saling berkomunikasi...

Hahahahaha...
Hari itu kita begitu kaku...
Mirip kanebo yang terlalu lama di jemur di terik matahari...

Dan tanpa kita sadari...
Sejak saat itu,,
Jiwa kita saling terhubung...
Kita telah menjadi teman...

Ya,, Teman...

Ikatan itu lantas ku abadikan dalam sajak kecil tanpa air mata...
Hanya ada tawa,,
Hanya ada canda...

Walau tak jarang salah satu dari kita menyebalkan...
Walau tak jarang kita saling bertengkar...

Aku hanya tak ingin kesedihan bersenyawa dalam sajak kecil ku...
Yang memang ku ciptakan untuk mu...
Ya,, untuk kita...
Teman...

Tapi sajak hanyalah sajak...
Tulisan sederhana dengan batas kadaluwarsa...
Bukan tulisan takdir yang selamanya berkuasa...

Akhirnya sajak ini pun bersedih...
Akhirnya sajak ini pun menangis...
Ya,, pada kemarin sore...

Saat kau baringkan lelah mu di bawah pepohonan surga yg rindang...
Dan kau pun tertidur begitu lelap...
Terlalu lelap,, hingga tak bisa untuk ku bangunkan...

Dan saat ini aku membuka sajak ini sendiri...

Tidak...
Aku tidak sendiri...
Di sini ada teman-teman ku...
Teman-teman mu juga...
Teman-teman kita...

Dalam sajak tertulis nama...

Hey...
Lihatlah...

Di situ ada nama ku...
Ada nama mu...
Juga ada nama teman-teman kita...

Biarpun kini kau telah pulang lebih dulu...
Aku tak kan pernah menghapus nama mu dari sajak kecil ku...
Tak akan pernah...

Karna tempat mu memang di sana...
Di antara nama ku,, dan nama teman-teman kita...

Jangan bersedih...

Tulisan takdir memang telah menghilangkan mu dari kedua mata kami,,
Mata teman-teman mu...
TAPI TIDAK DENGAN SEMUA KENANGAN TENTANG MU...

Sampai jumpa teman...
Di waktu dan tempat yang berbeda...

Selamat beristirahat kawan...
Di dalam istana Tuhan yang paling indah...

Salam rindu dari kami,,
Teman-teman mu...


Note: Tulisan ini ane dedikasikan buat temen SMP ane yg udah berpulang lebih dulu...

Buat Alm.MUKSIN juga buat Alm.DEBY SINTIA...
Semoga kalian berdua mendapat tempat paling nyaman di sisi ALLAH SWT...
Amin.

Jarkarta, 25 September 2014
Penulis: Andria Tama (crb komandan kodok)

Senin, 22 September 2014

Kehilangan.

Lagi...

Jiwa ku kehilangan dia...
Dia yang ku cinta...

Dia pergi membawa semua...
Semua yang ku kagumi pada dirinya...

Senyum,,
Canda,,
Tawa,,
Serta ketulusan hatinya...

Kini ku coba melangkah...
Melupakan semua tentangnya...

Namun di saat langkah ini terhenti,,
Terasa senyumnya masih menemani...

Jujur,,
Sulit bagi ku untuk melupakannya...

Meski raga ku tak bisa memeluknya...

Namun cinta ini membuat ku merasa dekat,,
Dan mampu untuk memeluk indahnya...

Andai dia mengerti apa yang ku rasa...

Meski jauh,,
Dia tak akan pernah hilang...

Karna senyumnya telah tertanam di dalam jiwa...

Satu janji ku ucap untuk dirinya...

Jikalau semua telah berubah...
Cintaku akan selalu sama untuknya...

Selamanya...



Penulis: Andria Tama (crb komandan kodok)
Note: tulisan waktu kelas 2 SMK

Minggu, 21 September 2014

Penggalan.

Lewat sajak ku ukir penat ku...

Biarkan tinta hitam bernyanyi...
Melantunkan semua isi...
Kosongkan hingga tak ada lagi berat...

Tak perlu menangis,,
Hidup ini penggalan mimpi dan kenyataan,,
Mengikis perlahan...

Untuk apa di tangisi..??

Lihat,,
Sajak ku jadi...!!!
Untuk malam ini...

Dan akan ku pamerkan pada anak matahari...
Esok pagi...

Ya,, esok pagi...


Jakarta, 21 september 2014
Penulis: Andria tama (crb komandan kodok)

Kamis, 04 September 2014

Dirimu Bagiku.

Aku mengagumi mu,,
sama seperti aku mengagumi cahaya bintang di pekatnya malam...

Cukup bagiku memandangi indahnya...

Aku tak mau berharap lebih...

Karna ku tau,,
selamanya kau takkan mungkin untuk ku raih...

Penulis: Andria Tama (crb komandan kodok)

Note: tulisan ane pas kelulusan SMP